Manadoberita.com — Panggung Piala AFF 2026 langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Usai sama-sama memetik kemenangan meyakinkan pada laga perdana penyisihan grup, performa impresif Timnas Indonesia kini mulai mendapa sorotan tajam dari media kenamaan Vietnam, Thanh Nien.
Persaingan menuju tangga juara Grup A diprediksi bakal berjalan sangat sengit hingga partai pamungkas fase grup.
Saat ini, The Golden Stars memang masih bertengger di puncak klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol, usai melibas Timor Leste dengan skor telak 7-0.
Di sisi lain, skuad Garuda menguntit di posisi bawahnya usai membungkam Kamboja lewat kemenangan meyakinkan 5-1.
Pujian Media Vietnam untuk Transformasi Timnas Indonesia
Thanh Nien secara terbuka memberikan apresiasi terhadap lonjakan kualitas permainan Timnas Indonesia.
Kehadiran barisan pemain naturalisasi berdarah keturunan dinilai telah mengubah total peta kekuatan Garuda menjadi tim modern berkarakter Eropa yang sangat berbahaya.
“Dengan 12 pemain keturunan asing, di mana tujuh di antaranya tampil sebagai starter saat mereka menghadapi Kamboja, Timnas Indonesia jelas sangat kuat.”
“Thom Haye dan rekan-rekannya melibas lawan mereka, Kamboja, dengan gaya menyerang yang cepat dan berapi-api, diselingi penguasaan bola yang terstruktur serta pressing tanpa henti, menampilkan wajah modern seperti tim berkarakter Eropa.”
Melihat peta kekuatan tersebut, media asal negeri Ngo Dinh Diem itu mengingatkan skuad asuhan Kim Sang-sik agar ekstra waspada dan tidak mengulangi memori buruk pada Piala AFF 2020 silam.
Kala itu, Vietnam harus puas finis sebagai runner-up grup akibat kalah produktivitas gol dari Indonesia, meski perolehan poin akhir kedua tim sama persis.
Skenario Ketat Menuju Puncak Grup A
Sebelum melakoni big match penentu melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Vietnam diwajibkan melewati adangan Singapura terlebih dahulu.
Kendati demikian, duel kontra Garuda tetap diyakini menjadi ujian terberat sekaligus laga penentu juara grup.
Selain aspek taktik di lapangan, faktor produktivitas gol dan selisih gol diprediksi bakal kembali menjadi momok penentu krusial dalam perebutan takhta tertinggi Grup A Piala AFF 2026.
Situasi ini menuntut kedua tim untuk terus tampil agresif dan mendulang margin gol sebesar-besarnya di setiap pertandingan yang tersisa. (Redaksi)











